Senin, 20 Oktober 2008

minta perlindungan kok ke USA,piye tow?

Dikunjungi Konsulat AS, Warga Ahmadiyah Minta Suaka ke AS



ImageRatusan warga Ahmadiyah yang saat ini mendiami lokasi pengungsian di Jalan Transito, Mataram, dikunjungi perwakilan Konsulat Jenderal Amerika Serikat (AS) Surabaya pada Kamis (16/10). Kepada mereka meminta suaka agar dapat hidup normal di negara Paman Sam itu.

“Kami minta agar kami mendapatkan suaka ke AS,'' ujar tokoh Ahmadiyah Mursidin di hadapan Wakil Konsulat Jenderal AS di Surabaya Jeffri M. Loore dan sejumlah staf konsulat yang lain.

Perwakilan Konsulat AS itu tidak banyak berkomentar soal permintaan suaka ke AS dari warga Ahmadiyah tersebut. Mereka hanya berjanji akan menyampaikan keinginan para pengungsi tersebut kepada pemerintah AS. ''Nanti kami sampaikan semua ke negara kami,'' kata salah seorang staf konsulat Carissa Adamson kepada para pengungsi.

Di tenga-tengah krisis yang melanda dalam negerinya, AS masih sempat mencampuri urusan internal negara lain. Kedatangan perwakilan Konsulat AS pada warga Ahmadiyah tentunya menyinggung perasaan kaum muslimin Indonesia. Seolah-olah, mereka ingin menunjukkan dukungan pada anggota aliran sesat ini. Seperti diketahui, fatwa MUI telah menyatakan ajaran Ahmadiyah sesat. Beberapa ormas Islam di negeri ini juga sedang menuntut pembubaran Ahmadiyah di negeri ini.

TINGGAL MENUNGGU WAKTU

Kembalinya Khilafah Bukan Mimpi di Siang Bolong


Bagi beberapa kalangan,

gagasan bahwa seluruh umat Islam di dunia dapat bersatu dalam satu Negara Islam di bawah bendera Khilafah merupakan omong kosong. Baru-baru ini, beberapa ahli mengemukakan pendapat yang menentang gagasan kemungkinan bersatunya umat Islam di Abad ke-21. Mereka menukil contoh-contoh masa kini tentang ketidakpaduan dan pengelompokan Dunia Islam sebagai bukti-bukti yang mendukung gagasan mereka.

Antropolog Madawi ar-Rasheed yang bermukim di London mengatakan, “Saya kira seisi Jazirah Arab telah terjerumus ke dalam kekerasan sektarian, karena itu menurut saya, tidak mungkin Khilafah dapat terwujud…Kini, pada Abad ke-21 ini, gagasan tersebut hanya impian di siang bolong dari para aktivis Muslim.”

Seorang analis Saudi, Faris bin Houzam mengatakan, “Impian besar mereka ialah untuk mendirikan satu Negara Islam, namun tidak ada satu bukti pun yang dapat menunjukkan bahwa hal tersebut akan terwujud.”

Mubashar Akbar, seorang jurnalis dan penulis asal India, dalam salah satu tulisannya yang dimuat Newsweek mengatakan, “Saya mendengar dari para pengamat bahwa umat Islam hendak menegakkan kembali Khilafah. Gagasan tersebut sungguh konyol.”

Beberapa alasan dalam pendapat yang menentang berdirinya Negara Khilafah dapat kita rangkum sebagai berikut:

Umat Islam sedunia sangat beragam.

Paham Nasionalisme telah berakar kuat.

Perbedaan antara Sunni dan Syi’ah yang terlalu mencolok dan tak mungkin disatukan.

Umat Islam lebih suka hidup di bawah negara-bangsa (nation-state) yang terpisah-pisah.

Amerika tidak akan membiarkan hal itu terjadi.

1. Umat Islam Sedunia Sangat Beragam

Bahwa Dunia Islam terdiri atas beragam bahasa, makanan, pakaian, dan tradisi-tradisi yang berbeda-beda, ini merupakan kenyataan yang tak terbantahkan. Namun keragaman ini menjadi tidak bermakna apabila kita berbicara tentang ‘Sistem Politik’ yang mengatur negara. Sistem politik tidak memaksa orang untuk memakan makanan yang sama atau berwarna kulit sama. Sistem politik mengurusi masalah aturan ekonomi, politik, dan sosial dalam urusan kemasyarakatan. Dunia Islam saat ini pada umumnya menjalankan sistem politik yang berasal dari Barat, seperti merujuk Konstitusi Perancis, Konstitusi Inggris, Konstitusi Belanda, yang menjadi landasan bagi kebanyakan negeri Muslim setelah kemerdekaan palsu mereka pada Abad ke-20.

Mari kita ambil Irak sebagai contoh. Etnis Kurdi disana menginginkan sebuah Negara Kurdi Merdeka. Namun ternyata masalah di Irak, sebagaimana di Dunia Islam lainnya, bukan berkisar pada masalah etnisitas semata, namun pada sistem pemerintahan yang dijalankan. Saddam Hussein tidak hanya menekan bangsa Kurdi, namun ia secara brutal juga menyiksa dan membunuhi ribuan rakyatnya sendiri, baik yang beretnis Kurdi, Arab, Sunni, ataupun Syi’ah. Bahkan ia tega mengeksekusi dua orang menantunya sendiri!

Budaya dasar bangsa Kurdi adalah Islam. Mereka berbagi budaya Islam yang sama dengan yang dimiliki umat Islam lainnya, baik di Turki, Irak, ataupun di Dunia Islam lainnya. Salahuddin al-Ayyubi adalah salah seorang etnis Kurdi yang terkenal dalam sejarah. Ia tidak hanya dicintai bangsa Kurdi, namun juga oleh seluruh Dunia Islam dari berbagai etnis karena jasa besarnya membebaskan Masjid al-Aqsha di al-Quds, kota suci ketiga dalam ajaran Islam.

Rasulullah saw bersabda:

“Sesungguhnya orang beriman saling mencintai dan berlaku baik antar sesamanya, perumpamaannya ialah bagaikan satu tubuh, sehingga bila salah satu anggota tubuh disakiti, seluruh tubuh (lainnya) akan ikut merasakan sakit karenanya.” [Bukhari]

Selain itu, adakah aturan dalam syariat yang tidak mungkin diterapkan pada seseorang karena etnisnya? Perhatikan, bagaimana umat Islam di seluruh dunia -yang terdiri atas beragam warna kulit, berbangsa-bangsa, dan bersuku-suku- sama-sama bias menjalankan shalat lima kali sehari, berpuasa di bulan Ramadhan, memberikan shadaqah, dan melaksanakan ibadah haji ke Makkah. Mereka semua bisa menikah, mendidik anak-anak, berperang untuk mempertahankan tanah-tanahnya dari pendudukan, membayar pajak, mendirikan perusahaan, dan menghukum pelaku tindak pidana. Tidakkah fenomena itu menunjukkan bukti yang amat jelas tentang persatuan Islam, dan kesanggupan Islam untuk menyatukan seluruh pengikutnya?

2. Paham Nasionalisme Terlalu Berakar Kuat

“Coba saja tawarkan seorang Khalifah Pakistan pada orang Bangladesh,” ujar Mubashar Akbar.

Sesungguhnya, seorang Khalifah bukanlah Khalifah Pakistan, atau Khalifah Bangladesh, atau Khalifah Arab. Khalifah ialah seorang Muslim yang menjadi pemimpin Negara Islam. Salah satu kelemahan nasionalisme adalah hanya dapat menyatukan rakyat dari satu bangsa tertentu, dan hanya bersifat temporer, (yaitu bisa menyatukan sebuah bangsa hanya) pada saat mereka menghadapi aggressor atau adanya ancaman bersama. Rakyat suatu bangsa tidak akan mengikuti pemimpin bangsa lain sepanjang mereka memandang negeri asal sang pemimpin. Namun, Khalifah adalah pemimpin yang mewakili kepentingan Islam secara keseluruhan, bukan merepresentasikan kepentingan kelompok etnis, suku, klan, atau bangsa, dan karena itu tidak terikat atau terbiaskan pada suatu suku, keluarga, atau bangsa tertentu. Maka dari itu, Khalifah akan mampu menyatukan umat Islam di seluruh dunia berdasarkan Akidah Islam.

Rasulullah saw bersabda:

“Dengarkan dan patuhilah pemimpin, sekalipun kalian dipimpin oleh seorang budak Habsyi yang kepalanya seperti kismis.” [Bukhari]

Sebagai contoh, baik orang Bangladesh maupun orang Pakistan sama-sama Muslim. Saat terjadi bencana gempa bumi di Pakistan, umat Islam di Bangladesh dan dunia mengirimkan jutaan dolar untuk membantu korban gempa. Mayoritas umat Islam tidak memandang batas buatan yang dibangun oleh penjajah Barat dan dijaga oleh para penguasa korup berdasarkan bendera (atau lambang) bangsa, hari kemerdekaan, dan garis perbatasan palsu. Pada kenyataannya, para pemimpin itulah yang telah menebar kebencian di antara sesama umat Islam. Umat Islam adalah satu kesatuan yang berbagi kebudayaan Islam yang sama. Konsep umat Islam sangat mendalam. Ini juga merupakan masalah besar bagi kekuatan Barat dalam menerapkan kebijakan luar negeri kolonialis karena dukungan terhadap perlawanan atas pendudukan yang mereka lakukan tidak hanya datang dari populasi yang sama, namun dari seluruh Muslim di segala penjuru dunia.

Nasionalisme adalah sebuah konsep kuno yang merasuki Dunia Islam saat terjadinya kemunduran intelektual pada abad ke-19. Di masa sekarang ini, globalisasi memungkinkan meningkatnya volume perjalanan dan komunikasi modern sehingga pesan Islam dapat sampai dengan cepat ke seluruh dunia. Umat mendekati patriotisme, nasionalisme, dan rasisme, akibat kecelakaan sejarah semata.

Rasulullah saw bersabda:

“Barangsiapa yang menyeru kepada ashabiyah (nasionalisme/tribalisme) atau yang berperang deminya, atau mati karenanya, maka ia tidak termasuk golongan kami.” [Abu Dawud]

3. Perbedaan Sektarian

Banyak anggapan bahwa kawasan Syi’ah di Dunia Islam yang terdiri atas Libanon, Suriah, Irak, dan Iran, bersatu untuk memerangi negara lain yang Sunni di kawasan tersebut. Perang saudara yang terjadi di Irak juga digambarkan sebagai konflik antara Sunni dan Syi’ah.

Perpecahan antara Sunni dan Syi’ah telah dibesar-besarkan oleh mereka yang berkuasa di Dunia Islam maupun mereka yang berada di luar Dunia Islam, yang mencoba mengail keuntungan dari situasi tersebut. Pada kenyataannya, tidak pernah ada masalah antara Sunni dan Syi’ah sejak sebelum invasi Amerika Serikat dan koalisinya ke Irak tahun 2003. Kini, sebagai hasil dari pendudukan, terlepas dari asal golongan yang Sunni maupun Syi’ah, beberapa orang saling serang antar sesamanya. Penyebabnya jelas bukan akibat perbedaan antara Sunni dan Syi’ah, namun karena pemerintahan Irak yang dibentuk atas dasar etnis dan sekte. Masing-masing kelompok memiliki milisi sendiri yang kini saling beperang demi kepentingan politik mereka sendiri, bukan demi kepentingan Sunni atau Syi’ah.

Fenomena menarik yang perlu dicermati, kemenangan Hizbullah di Libanon tidak dipandang sebagai kemenangan Syi’ah semata, namun sebagai kemenangan Islam, yang didukung baik oleh Sunni maupun Syi’ah di seluruh dunia. Manakala seorang pemimpin politik memainkan sentimen Sunni dan Syi’ah sebagai kartu truf, berarti ia melakukan itu untuk kepentingan dirinya sendiri. Semua itu tidak ada hubungannya sama sekali dengan Islam. Upaya memanas-manasi isu sektarian yang dilakukan oleh beberapa negeri Muslim seperti Saudi Arabia, hanyalah contoh dari ketamakan dan keengganan mereka untuk mengutamakan kepentingan Islam dan rakyat mereka sendiri. Karena itu, kita tidak usah kaget apabila mendengar bahwa Saudi akan mempersenjatai milisi Sunni di Irak untuk memerangi Syi’ah apabila Amerika meninggalkan Irak.

Diriwayatkan dari al-Ahnaf bin Qais:

“Saat aku beranjak hendak menolong orang ini (Ali bin Abu Thalib), Abu Bakar menemuiku dan berkata, “Kemana engkau hendak pergi?” Aku jawab, “Aku hendak menolong orang itu.” Ia berkata, “Kembalilah, karena sesungguhnya aku mendengar Rasulullah saw bersabda, ‘Apabila dua orang Muslim saling berkelahi dengan pedang mereka dan salah satunya terbunuh karenanya, maka tempat bagi keduanya adalah di dalam neraka.’ Lalu aku berkata, ‘Ya Rasulullah! Aku paham akan hukuman untuk yang membunuh. Tapi bagaimana dengan yang terbunuh? (mengapa ia masuk neraka juga?) Rasulullah saw bersabda, ‘Karena ia pun memiliki nafsu untuk membunuh saudaranya’.”

4. Umat Islam Lebih Suka Hidup di bawah Negara-Bangsa yang Terpisah-pisah

Mubashar Akbar berkata, “Bangsa-bangsa Arab disatukan oleh bahasa, budaya, serta keyakinan yang sama, namun masih saja lebih suka untuk hidup di bawah 22 negara yang berbeda. Mereka tidak mau berbai’at kepada satu Khalifah Arab saja.”

Salah satu survey yang diadakan oleh The Centre for Strategic Studies dari University of Jordan menghapus seluruh klaim tak berdasar yang dibuat tuan Akbar tersebut. Menurut survey yang bertajuk Revisiting the Arab Street: “Tanyakan apakah syariat harus menjadi satu-satunya sumber hukum, salah satu sumber hukum, atau sama sekali menjadi sumber hukum”. Mayoritas umat Islam meyakini bahwa syariat harus menjadi satu-satunya sumber hukum. Dukungan akan hal ini terutama sangat kuat di Yordania, Palestina, dan Mesir, di mana hampir dua-pertiga responden Muslim menyatakan bahwa syariat harus menjadi satu-satunya sumber hukum, sedangkan sepertiga lainnya yakin bahwa syariat setidaknya harus menjadi salah satu sumber hukum.

Aspirasi dan perhatian perempuan Muslim, khususnya, tahun lalu diungkap dalam salah satu jajak pendapat yang dilaporkan dalam New York Times. Perhatian mereka ialah: kurangnya kesatuan antar bangsa-bangsa Muslim, ekstrimisme dengan kekerasan, serta korupsi politik dan ekonomi. Semua permasalahan tersebut hanya dapat dipecahkan oleh Negara Khilafah.

Bukan umat Islam yang menginginkan hidup di bawah 22 negara yang terpisah, namun justru berasal dari para pemimpin mereka yang korup. Para penguasa di Dunia Islam saat ini adalah yang terburuk sepanjang sejarah dunia. Mereka juga adalah orang-orang terkaya di dunia –mendapat kekayaan dengan cara mencurinya dari umat yang mereka pimpin. Apa yang diinginkan umat Islam adalah mengganti mereka semua. Sayangnya, para penguasa tersebut memiliki teman-teman pada skala tinggi yang tinggal di London dan Washington, yang dengan dukungan merekalah para penguasa ini memerintah rakyatnya dengan tangan besi.

Terlepas dari kenyataan tersebut, para penguasa di Dunia Islam sesungguhnya hidup dalam ketakutan. Rakyat mereka mulai tidak takut lagi menghadapi penyiksaan dan penahanan brutal yang mereka lakukan, serta mulai berani bicara terbuka untuk melawan mereka. Berbagai demonstrasi marak terjadi di seluruh Dunia Islam. Mesir, yang secara tradisional merupakan negara yang paling represif di Timur Tengah, memiliki tokoh dari kalangan politisi, praktisi hukum, dan media yang beroposisi pada pemerintahan brutal Husni Mubarak.

Rasulullah saw bersabda:

“Jihad terbaik adalah mengatakan kebenaran di depan penguasa yang zalim.” [Abu Dawud dan Tirmidzi]

5. Amerika Tidak Akan Membiarkan Hal Ini Terjadi

Dalam pidatonya tentang Perang Global Melawan Teror, Presiden AS George W. Bush berkata: “Mereka ingin mendirikan kekuatan politik utopia di seluruh kawasan Timur Tengah yang mereka namakan “Khilafah” –di mana semua diperintah berdasarkan ideologi mereka yang penuh kebencian…saya tidak akan membiarkan ini terjadi – dan juga tidak ada satu Presiden AS pun di masa mendatang yang akan membiarkan hal ini.”

Pernyataan arogan macam ini sama sekali tidak sejalan dengan kenyataan yang terjadi di Dunia Islam. Perang Irak telah menyedot kekuatan perang AS secara besar-besaran. Terlepas dari klaim pasca invasi bahwa hantu Vietnam telah berlalu, Irak sekarang ini telah menjelma menjadi Vietnam kedua bagi AS. Sekitar 100 serdadu AS mati sia-sia tiap bulannya, dan Amerika juga menghadapi perlawanan keras dari seisi penjuru negeri yang menginginkan mereka pergi. Pendudukan di Afghanistan juga tidak berlangsung lebih baik karena ketidakmampuan Amerika untuk mengamankan wilayah yang telah mereka duduki.

Para politisi AS yang lebih memahami situasi daripada Bush dapat melihat jelas betapa terbatasnya kekuatan AS. Pat Buchanan, salah seorang pendiri majalah The American Conservative dan penasehat bagi tiga Presiden AS sebelumnya, Nixon, Ford dan Reagan, berkata, “Apabila aturan Islam adalah gagasan yang disetujui oleh seluruh kekuatan Islam, bagaimana mungkin pasukan terbaik di dunia dapat menghentikannya?”

Tidak diragukan lagi bahwa umat Islam percaya kalau kemenangan (an-nashr) datang dari Allah Swt bukan melalui sejumlah angka atau sumberdaya materi. Bahkan sejumlah kecil umat Islam dapat mengatasi kekuatan superpower yang besar bila mereka berpegang teguh pada tali Allah dan berserah diri kepada-Nya. Kekalahan memalukan Israel dari sekelompok milisi bersenjata Libanon tahun lalu adalah contoh jelas dalam hal ini.

Rasulullah saw bersabda:

“Akan tiba suatu masa di mana umat ini dipermainkan oleh umat-umat lain, seperti makanan di atas meja”. Seseorang lalu bertanya, “Apakah jumlah kami saat itu sangat kecil?” Ia (Rasulullah) menjawab, “Tidak, jumlah kalian sangat banyak saat itu. Namun kalian akan tercerai-berai dan terbagi-bagi bagai makanan diperebutkan di atas meja, dan Allah telah mengambil ketakutan pada kalian dari hati musuh-musuh kalian dan menempatkan wahn di hati kalian.” Seseorang lalu bertanya, “Apa itu wahn?” Rasulullah saw menjawab, “Cinta dunia dan takut mati.” [Abu Dawud]

Sekitar 60 tahun yang lalu, bangsa-bangsa Eropa masih terlibat dalam perang brutal antar sesama mereka. Kini mereka bersatu di bawah bendera Uni Eropa dengan satu mata uang yang sama –sesuatu yang tak terbayangkan beberapa dekade lalu. Bila Uni Eropa dengan nasionalismenya yang kuat, serta perbedaan bahasa, dan tradisi yang berbeda dapat bersatu, mengapa Dunia Islam tidak?

Apakah kemungkinan digantinya para diktator di Dunia Islam oleh Negara Khilafah hanya merupakan fantasi bila ini merepresentasikan harapan dari seluruh umat Islam? Tidak ada pemimpin Muslim di dunia ini yang dipilih oleh rakyat mereka yang dapat memenangkan pemilu secara telak. Mereka umumnya berkuasa melalui sebuah kudeta, seperti yang dilakukan Jenderal Musharraf di Pakistan. Tak peduli betapapun kuatnya pemerintah saat ini mencoba menekan gerakan politik dan kebudayaan Islam, mereka tidak akan pernah mampu memadamkan gagasan ini. Gagasan syariat dan pemerintahan Islam kini semakin mengakar di tengah umat Islam, baik rakyat biasa maupun kalangan berpengaruh. Gagasan ini semakin merasuk di tengah kalangan Angkatan Bersenjata, dan tinggal masalah waktu untuk menanti salah seorang atau beberapa perwira senior di Dunia Islam merasa cukup dengan situasi saat ini dan melakukan tindakan yang benar –dengan menyingkirkan rezim-rezim saat ini, dan menggantinya dengan seorang Khalifah Rasyid yang akan menerapkan Qur’an dan Sunnah dengan benar.

Kalangan berpengaruh dan mereka yang ada dalam Angkatan Bersenjata di Dunia Islam harus memahami bahwa bila mereka memfasilitasi tegaknya kembali pemerintahan Islam melalui penegakan kembali lembaga Khalifah, maka mereka akan segera memperoleh dukungan dari mayoritas umat Islam, yang kemudian akan membantu mereka dengan berbagai cara.

Rasulullah saw bersabda:

“Masa kenabian akan tetap ada di tengah-tengah kalian selama Allah menghendaki, kemudian Allah akan mengambilnya dari tengah-tengah kalian. Kemudian akan ada (masa) Khilafah Rasyid (yang mendapat petunjuk) yang berjalan selaras dengan kenabian. Khilafah itu akan tetap ada di tengah-tengah kalian selama Allah menghendaki, kemudian Allah akan mengambilnya dari tengah-tengah kalian. Setelah itu akan ada (masanya) banyak pemimpin, dan itu akan tetap ada di tengah-tengah kalian selama Allah menghendaki, kemudian Allah akan mengambilnya dari tengah-tengah kalian. Setelah itu akan ada (masa) pemerintahan tirani, dan akan tetap ada di tengah-tengah kalian selama Allah menghendaki, kemudian Allah akan mengambilnya dari tengah-tengah kalian. Kemudian, akan muncullah (masa) Khilafah Rasyid (kembali) yang berjalan selaras dengan kenabian.” Kemudian beliau (Rasulullah) terdiam.” (Musnad Imam Ahmad (v/273)).

SONY Tarik Video Game Yang Melecehkan Al Quran


ImagePerusahaan raksasa video game “SONY” menyatakan akan menarik dari pasar jutaan CD video game "LittleBigPlanet", karena memuat konten yang melecehkan Al Quran.

Dalam game tersebut, ditampilkan tampilan beberapa ayat Al Quran yang digabungkan dengan suara musik.
"Kami menyampaikan permintaan maaf yang mendalam atas dampak yang ditimbulkan dari game tersebut”, kata Direktur Sony of Amerika, Patrick Seybold seperti dikutip The Chicago Sun-Times edisi 18/10.
Game produksi Sony intertainment ini, yang diberi nama “Sony's LittleBigPlanet” sebenarnya direncanakan akan beredar di pasar pada Jumat depan.

LittleBigPlanet diklasifikasikan sebagai video game beroperasi dengan jenis PS3 dan dapat dimainkan juga dengan computer.

Game ini termasukm, jenis game playstation yang dapat dimainkan dengan multi pemain. Para pemain dapat memainkan beberapa tokoh utama, seperti sackboy. Para pengguna juga diberi opsi untuk memodifikasi jenis permaian yang diinginkan sesuai dengan pilihan yang ada.

Dikecam

Game tersebut mendapat kecaman keras dari sejumlah tokoh muslim karena dinilai menyerang ajaran Islam.
"kami mengusulkan agar konten yang memuat musik dan bacaan Al Quran dihapus “ kata seorang tokoh muslim seperti dikutip Islamonline."kami berharap konten itu dapat dihapus dari game” ujarnya menambahkan.

Penarikan produk video game dari pasar karena melecehkan Islam, bukan terjadi pertama kalinya. Sebelumnya, the Japanese Nintendo, produsen video game berjudul “ The Legend of Zelda ; Ocarina of Time” juga terpaksa menarik game tersebut dari pasar karena mengandung konten melecehkan ajaran Islam

Sabtu, 27 September 2008

kacian deh..ga jadi didatangi sup kalla...


Rencana kunjungan Wakil Presiden Jusuf Kalla yang akan diisi dengan panen raya padi organik di Bantul ditunda.

Wakil Presiden mengundurkan jadwal kunjungannya karena masih ada kesibukan lain yang tidak bisa ditinggalkan.

“Saya sudah mendapat kepastian dari protokol, kunjungan Wakil Presiden untuk panen raya, ditunda. Dipastikan kunjungan itu akan dilaksanakan pada hari

Senin (6/4) mendatang,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Bantul Ir Edy Suharyanto, Rabu (2/4).

Edy menambahkan, Pemkab Bantul saat ini diminta untuk mempersiapkan lokasi yang akan dikunjungi Wakil Presiden, pekan depan.

“Provinsi DIY memberi ancer-ancer, panen raya padi itu dilakukan di areal

yang produktivitasnya tinggi,” kata Edy.

Menurut Edy, ada tiga alternatif yang bisa digunakan untuk menerima kunjungan Wakil Presiden, yakni Bulak Serut, Desa Palbapang, Kecamatan Bantul, Bulak

Gunungan di Desa Sumbermulyo, Bambanglipuro atau Bulan Niten, di Desa Trirenggo, Kecamatan Bantul.

Edy menambahkan kemungkinan di Bulak Gunungan, dengan alasan akses jalan ke lokasi areal persawahan lebih mudah dibandingkan dengan yang lainnya.

wargaku terkena chikungunya...oh malangnya gununganku



Penyakit chikungunya kembali menyebar di kawasan Kabupaten Bantul, di daerah Yogyakarta bagian selatan. Setelah tahun lalu menyerang puluhan warga di Kecamatan Kasihan, kini penyakit itu menyerang penduduk di Kecamatan Sanden dan Bambang Lipuro di pesisir selatan Bantul. Penyakit yang disebarkan nyamuk aedes albaphitus ini dalam dua minggu ini sedikitnya 800 warga di Kecamatan Bambanglipuro dan Sanden terserang penyakit tersebut. Kepala Seksi (Kasi) Pemberantasan Penyakit Menular Dinas Kesehatan Bantul Aries Suyanto, Selasa (20/1) mengakui bahwa chikungunya memang menyerang beberapa wilayah di daerahnya. Chikungunya itu mewabah di 10 dusun di Desa Sumbermulyo. Dalam satu dusun, bisa 100 orang didera penyakit itu. Murtijan (55), Kepala Dusun Gunungan, Desa Sumbermulyo Kecamatan Bambanglipuro, mengakui hampir semua warganya menderita chikungunya. ”Ada 100 orang yang tergeletak di rumahnya. Warga kami 400 orang, bahkan ada yang seluruh keluarga sakit semua,” ujarnya. Penyakit itu mulai menyerang daerah itu sejak awal Januari lalu. Sejauh ini belum ada penangangan dari dinas kesehatan terkait. Dulu, jika ada warga yang terkena penyakit itu dengan gejala demam, dinas segera bertindak dengan melakukan penyemprotan massal. Beberapa warga di Desa Srigading, Kecamatan Sanden juga mengaku mengalami tanda-tanda terserang penyakit itu. ”Sampai saat ini, antisipasi kami adalah dengan cara membersihkan dan memberantas sarang nyamuk melalui gerakan membuang, membakar dan menimbun sampah,” kata Aries Suyanto dari Dinas Kesehatan Bantul. Sementara itu Dinas Kesehatan Provinsi DIY yang dihubungi SH, Rabu (21/1), mengakui terjadinya peristiwa yang tergolong luar biasa itu. Menurut Yulia SKM, Kepala Seksi Surveilanf dan Kejadian Luar Biasa (KLB), pihaknya kini tengah menerjunkan tim untuk melacak sarang nyamuk yang memiliki tipe seperti nyamuk Aides agepty itu. Disebutkan, tim yang diturunkan sejak Selasa (20/1) hingga hari ini belum menemukan sarang nyamuk tersebut. ”Mudah-mudahan setelah ditemukan sumbernya, kita bisa menentukan langkah selanjutnya, apakah dilakukan penyemprotan atau dengan cara lainnya,”ujarnya. Sebelumnya demam berdarah di Yogyakarta telah merenggut tiga jiwa. Penyakit itu melanda kawasan Kecamatan Umbulharjo dan Tahunan sejak dua minggu silam.

waduh parah nih kampung gue...


TAK DAPAT BANTUAN KAMBING; Warga Gunungan Gruduk Kantor Lurah
Ratusan warga Dusun Gunungan Desa Sumbermulyo, Bambanglipuro Bantul, Selasa (2/9) kemarin, mendatangi Kantor Lurah Desa setempat. Mereka mangadukan LSM Aksi Cepat Tanggap (ACT), yang dinilai telah mengalihkan bantuan 102 ekor kambing. Seharusnya kambing dibantukan warga Gunungan, namun justru dialihkan ke Dusun Gedokan Sumbermulyo Bambanglipuro.
Sementara warga Gunungan sendiri yang mendapat kambing hanya enam Kepala Keluarga (KK). Padahal yang membuat proposal pengajuan bantuan adalah warga Gunungan. Warga menuntut agar Pemerintah Desa mengambil kembali kambing yang sudah dibagikan warga Gedokan.
Menurut penuturan Widodo, pada awalnya setelah musibah gempa bumi 2006 silam, warga Gunungan mengajukan proposal yang ditujukan Koran Sindo. Saat itu proposal yang diajukan disetujui, pihak Koran Sindo mengucurkan dana sebesar Rp 650 juta. Kemudian pihak penyumbang dana mempercayakan pendistribusian dana pada LSM ACT. Dana yang cair kemudian diwujudkan dalam bentuk 204 ekor kambing.
Sementara pihak ACT saat dihubungi di kantornya, di Jalan Imogiri timur, tidak ada karyawan yang berada di tempat.
Sementara Yadi, yang saat pembagian dimintai tolong ACT untuk menunjukkan lokasi Dusun menuturkan, pihaknya tidak tahu soal pembagian kambing, warga yang mendapat, berdasarkan data yang turun dari ACT. "Waktu pembagian, saya hanya diminta menunjukkan letak Dusun, kebetulan ada teman saya di ACT, jadi saya tidak tahu, kenapa warga Dusun lain juga mendapat,"terang Yadi.
Lurah Desa Sumbermulyo Ani Widayani mengungkapkan, pihaknya berupaya mencari solusi terbaik untuk menyelesaikan persoalan yang terjadi. Warga meninggalkan lokasi, setelah pihak Desa berjanji akan secepatnya menyelesaikan persoalan

sumber KR

Selasa, 16 September 2008

JANDA KAMPUNG


Kok janda yaa,…kenapa ga gadis ajaaa? Lhaaaa adanya janda ,….yaaa janda aja,…ok? Tapi jandanya ga pakai kembang, masalahnya wajahnya biasa saja, jenderung gemuk malaaah. …he he he
Kenapa saya pingin mengangkat cerita ini? Masalahnya ini adalah gambaran orang yang tidak mau belajar dari pengalama yang lalu, dia adalah wanita yang kalah sama keledai. Peribahasa mengatakan: “ keladai tak akan terperosok pada lubang yang sama”…ini kan gambaran bahwa keledai yang dianggap binatang paling bodoh saja tidak mau mengulang kesalahan, kenapa manusia yang di beri kelebihan akal oleh Allah SWT malah menyia nyiakan akalnya. Tidak ada rasa syukur di karunia akal,…yang dipergunakan malah nafsunya..walaaah…waalaaah.

Ceritanya gini: dia mendapat titel janda aja sudah heboh….orang kampung tidak pernah tau pasti siapa suami sang janda sebelumnya,….menurut selentingan, ternyata bu janda jatuh cinta sama laki2 yang masih ber istri…mau di jadikan istri ke 2 bu janda tidak mau, cerailah mereka dengan oleh2 1 orang anak laki2 yang sekarang berumur 5 th.
Naaah,….belakangan ini orang kampung heboh lagi,….masalahnya bu janda jatuh cinta lagi dengan laki 2 yang masih ber istri juga, yang lebih edan, bu janda menyuruh laki2 pacarnya itu untuk menceraikan istri lamanya. Wah …wah..padahal istri yang lama tidak mempunyai kesalahan apapun malah di ceraikan demi memperoleh bu janda. Yang lebih aneh lagi, bu janda itu berasal dari keluarga terpandang dan terdidik..Orang tuanya sarjana semua, tapi kenapa orang tuanya juga tidak bisa berfikir bahwa tindakan anaknya yang sudah janda itu akan menyakiti atau menghancurkan keluarga orang lain? Juga hampir setiap malam pacarnya bu janda selalu bertandang sampai malam, orang tuanya juga membiarkan tuh…..bingung dah…

Tidak ada jaminan bahwa orang yang sekolah tinggi menjadi di pinter…kadang malah berperilaku aneh menyimpang dari yang sudah umum…..tatanan dan etika terkalahkan oleh nafsu,….terbukti bu janda tidak segan2 menganjurkan pacarnya menceraikan istrinya krn bu janda ingin cepat memiliki dan sudah gataaaaal. Sekarang makin banyak manusia yang kalah sama keledai, selalu melakukan kesalahan yang sama, seperti bu janda menyukai pria yang sudah beristri.
Dunia makin aneeeh….anda juga akan ikut menjadi aneeeeh

Senin, 15 September 2008

pencari rahmat


ketika malaikat rentangkan sayap naungi pencari rahmat menuu surga sementara bidadari-bidari lantunkan gurindam pujian mengayun ambing.... mengantar hamba pilihan menuju petala langit diantara semesta Tuhan sementara diantara kubangan dosa-dosa pendosa gila terkapar dengan tanyanya kenapa mesti kelangit untukmencari surga? kenapa tidak keperut bumi saja? sayap-sayap yang mengembang menyelimuti pencari rahmat surga? dimana engaku berada,bisakah hamba menggapaimu sedangkan jiwa berlumur dosa surga? nantikan hamba ditempatmu,akan segara tiba.

Tamu yang pasti akan datang


Sadarkah kita,bahwa hidup kita suatu saat akan ada tamu istimewa yang bakal datang,tapi kita tak akan pernah tahu kapan dia akan datang,walaupun sekuat tenaga kita ingin menolak tetep aja kita tak akan berdaya membendungnya menghampiri kita,bukan hanya kita saja tapi yang hidup akan didatanginya dan dijemputnya. makanya bersiaplah selalu sedari kini,siapkan pesta penyambutan dan penghormatan buat dia.siapa tahu saja dia datang sebentar lagi (misteri amat sih..)emang misteri guys.karena tak ada satupun diantara kita yang tahu kapan dia nongol. kebayang gak,suatu saat nanti tubuh kita ini mungkin yang saat ini suka sekali memanjakan,merawat dan bahkan kita ga akan membiarkan semut menggigit,apalagi tergores.kita akan senang jika tubuh kita keliatan halus,lembut.bisa kita pamerkan keorang lain dangan sombongnya.tapi kita mingkin tak akan pernah membayangkan bahwa tubuh kita ini nantinya akan membusuk dikerubutin belatung,kaku dan dibungkus kain putih,kenapa kita jarang memikirkan hal tersebut dan sering disibukan dengan urusan-urusan dunia dan lebih menonjolkan nafsu mengejar kenikmatan2 dunia yang hanya sementara.kita lalai akan setelah kematian. sang tamu istimewa akan pasti datang,dulunya yang jagoan badan kekar,berotot,punya jabatan,sombong,sewenang-wenang,punya kuasa,akan takluk tak berdaya,dan sang tamupun tak mau lagi kasih ampun kedia,malah dia bilang:ayo tunjukan kekuatanmu,mana yang dulu super jago,angkuh,ga punya hati,kenapa hari ini lemas tak berdaya dihadapanku,pecundang loh. itulah kehebatan dia.maka marilah songsong kematian kita,sudahkah anda siap??

Minggu, 14 September 2008

SUDAHKAH KITA JUJUR


Memang Manusia tidak ada yang sempurna,tetapi paling tidak kita harus memperbaiki diri agar lebih baik.belajarlah dari pengalaman,karna dia guru yang terbaik,juga sering2lah minta nasehat keorang yang lebih tahu dan yang sudah berpengalaman,janganlah kita mengalami kesalahan yang sama,ada pepatah yang bilang keledai aj tidak mau terperosok kelubang yang sama,itu artinya keledai aj binatang yang bodoh tahu,tidak akan mau mengulangi kesalahan yang sama,apalagi kita yang dikaruniai akal oleh ALLAH SWT dan kita adalah makhluk yang sempurna,kenapa masih melakukan kesalahan2 yang sama.

Belajarlah dari sekarang,jangan sia-siakan waktu kita,jangan menggunakan aji mumpung', mumpung ada kesempatan,mumpung ada fasilitas,dsb,
contoh:misal dikantor,disana ada banyak fasilitas,telpon,pc,internet dsb,lalu kita gunakan telponan hanya keperluan pribadi kita,kita chating,browsing,bikin fs,walau kalau dihitung-hitung dari materi pengeluaran kantor tidak banyaktapi bagaimanapun itu adalah(kita telah menggunakan hak orang lain/kantor)karan itu bukan milik kita dan hak kita.
Pada dasarnya siifat manusia tidak akan pernah puas,mendapat yang kecil menginginkan yang besar,ya kalua keinginan itu diterapkan kehal yang positif,kalau kehal yang negatif?pikir aja sendiri,kan kamu punya otak buat mikir,masa dipancing begini ga ngeh juga(capek deh)

Sabtu, 13 September 2008

indahnya ramdhan


alhamdulillah bulan yang selelu dinanti2 akhirnya datang juga,seneng banget bisa nikmatin bukan yang mulia ini,dn emang beda banget terasa dengan bulan2 lainya,apalagi dengan datang bulan(ha..ha..).kampung yang bernama Gunungan yang terletak jauh dari kota dan berdiri dipinggiran kota Bantul Yogya,kucel,dekil,orang2nya pun norak2 abiz ya kayak gue ini, bisa ikut merasakan indahnya bulan ini,mushola yang biasa sepi an penghuni tetapnya cuma ada 4-6orang,tiba2 dengan penuh kejutan membludak sampai kejalan-jalan,heran dan kaget udah pasti,kok bisa ya.... emang apa sih yang ada dibenak otak2 mereka,seakan-akan ini semua hanya rutinitas tahunan doank,mereka termotivasi keluar rumah dan capek2 pergi kemushola trus lemes2 ikut terawih bukan karna bentuk kesadaran bahwa itu adalah hubungan dirinya dengan Allah SWT,tapi karna hanya malu saja jika tidak ikut membaur kesitu padahal didalam hatinya sangat terpaksa,(duh..kacau deh pemahaman mereka).
cuma ramdhan ini doank mereka meramaikan mushola,tapi aku yakin kok itu hanya ditempatku doank,moga enggak terjadi ditempat lacin ya!! tapi ga apa deh,mudah-mudahan seiring waktu adat kebiasaan kayak gitu mati dengan sendirinya,lha trus diterima ga ya ibadah2 kita klo cuma seperti itu,wallahu a'lam
tapi tetep aj harus disukuri walaupun masih kaya gitu,itu artinya masih ada greget dan kepedulian orang terhadap agama,yang penting mereka ga keluar dari islam.tapi tetep aj harus dibenahi cara berfikir yang sekuler kaya gitu,urusan agama dan dunia dipisah-pisahin,ya kacau deh. orang agama itu diturunkan Allah untuk mengatur kehidupan dunia,masa sih dipisahin.ya kaya sekarang ini liat aj betapa rusaknya isi dunia islam hanya dipandang untuk mengurusi ibadah2 saja,hanya ritual doank,selain itu ga boleh ikut campur,kasian Allah dunk kalau kaya gitu wah kalau begitu butuh orang2 yang berani tuk mengubah cara pandang an pemahaman kaya gitu nih..ada ga ya? kalau begitu dibuka lowongan magang:
perusahaan: penghancur sekulerisme target : memporak-porandakan dan meruntuhkan hukum2 sekuler yang kapitalis waktu :3bulan ga digaji dan dikasih makan(nyari sendiri aj yah)
itu dulu aj hubungi mr.tempegarit cp 085643750658 semangat yuk hancurkan paham2 jahiliyah

siapa sang penjagal

mungkin sudah tidak asing lagi dan pasti akan merinding bila mendengar nama yang satu ini,dia tidak tanggung-tanggung terhadap siapa saja,presiden,menteri,bahkan pempengemis ,atau siapa saja,jika sudah waktunya sang penjagal dapat amanat,maka beraksilah dia.

tidak tanggung2 dia menjagal orang,mau siang kek,pagi,malam.dia juga tidak peduli lagi ngapain tu orang,lagi mandi,lagi mesum,lagi tiduran saja,atau ngapainlah dia.jangan tanya lagi alasannya kenapa sang penjagal datang untuknya.

mau dengan cara kasar atau lembut itu sih urusan dia.kita cuma tinggal nurutin dia aj.
dia ggak akan datang walau kita undang,ngadain acara ritual buat datengin dia juga percuma,buat pesta besar-besaran dangdutan 7 hari 7 malam juga sia-sia doank,kalau dia ga dapat amanat dia ga akan pernah datang kekita,walaupun hal itu sangat kita harap-harapkan

7hari 7 malam biasanya yang dilakukan untuk mengenang setelah dia pulang dan membawa pergi jiwa,entah kenapa hal seperti ini tetep masih dipertahankan,adat yang menurur aku tu norak banget,tapi pendapat orang boleh beda,jangan tersinggung ya end marah ma aku,zaman demokrasi bebas berpendapat,iya kan.

tapi kalau dipikir-pikir ngapain juga ngadain acara yang kaya gitu,orang sang penjagal dan yang sang pemberi tugas kepenjagal ga minta diadain acara-acara kaya gitu kok,hambur-hamburin duit aj.mending disimpan tuk biaya sekolah dan kebutuhan keluarga,inget jaman dah semakin gila,biaya hidup udah ga tanggung lagi nyekik leher kita.

udah bobok sana,tapi cuci tangan dulu trus minum obat cacingnya,keburu sang penjagal datang.nyahook loh.